Adakah

Kehadiranmu di dunia seperti mimpi
kawanku, kita telah saling membuktikan bahwa kehadiran kita berdua adalah makna
telah hilang arah, setiap hari hanya bisa bercanda dengan khayal
hanya bisa berkomunikasi dengan khayal
hanya bisa bercinta dengan khayal
khayalku adalah kenyataan yang terpampang di depan
(hanya wujud, bukan bentuk)

jangan berakhir!
kawanku, jangan pergi
ratusan bulan sudah kumenanti, serasa tak habis
sudah lama aku nanti impianku jadi kenyataan
jangan berakhir, kawanku
jangan berakhir di sini, engkau segalanya
aku bisa apa?
jangan berakhir sampai aku hanya bisa setahap lebih maju
jangan kabur karena aku hanya bayangan
jangan takut karena aku hanya bayangan
jangan lari karena aku hanya bayangan
jangan lari
jangan sembunyi
jangan berakhir, ya kawan

aku akan menjauh darimu, tapi jangan kau menjauh dariku
biar saja aku bisa melihatmu dari kejauhan, asalkan masih ada hadirmu
jangan berakhir sebelum aku tahu sesuatu
jangan berakhir sebelum aku bisa mengerti apa maksud dari segala
hanya dengan melihat bayangmu, sudah bahagia,
karena setiap harimu adalah hariku (walau bukan sebaliknya)
karena setiap napas adalah napasmu (karena indahnya)
mengapa selalu sendirian di tengah kesepian?
mengapa selalu menangis di tengah segala sudah?

Tentang diri dan jiwaku

Di raga putih ini kutuang semua pendaman jiwa
Di jiwa sendu ini kusapu semua kalbu ini
Tentang diri dan jiwa ku
Kuharap kan kau bicara tanpa sendu kata

Jangan kau berdiam demi memendam rindu
Harapku terus memandang demi jiwa tercuah
Terserah padamu kasihku
Hati ini hanya bisa meratap dan memeluk cinta

Bukan maksud hati yang ingin terus
menyeret lebih dalam dalam hati
lepas dari setiap fenomena diri
Kau telah padamkan asa yang menyayat diriku

Mengapa kelembutan cinta ini harus berhadap disini
Tapi, hanya karna cinta lah
T’lah ku korbankan segalanya
T’lah kuteguhkan hati
Hanya tuk kau jiwa yang bukan diriku

By secariksenyum

Aku ingin kau sayangi

satu yang kupandang sama
satu yang membuat gundah
satu yang tak ingin kuingat
cantik...
semua tak mampu pahami
tak juga kau

satu yang terbias dalam hatiku
satu yang terlukis di kanvas jiwaku
dan satu yang kurasakan

cantik...
kau tetap terpaling
membungkus hidup milikku
mengikat erat sukmaku
bahkan sampai terkoyak

manis...
walau tak semudah aku melangkah
biar tak secerah embun pagi
kan kutapak duri ini
bersama manisnya sayangku
bersama pahitnya kisahku
yang tercurah selalu

untukmu...
tak pernah kuterucap
sekalipun dalam hati
hanya mampu berbisik
aku ingin menyayangimu

By  secariksenyum

Buram

Malam ini......
Sepi, sendiri
Malam panjang berlalu seorang diri
Terasa sepi itu sudah pasti
Sepi Suara (senyap)
Sepi Cahaya (gelap)
Banyak yang hilang malam ini

Mungkin karna cahaya
Mungkin karna warna yang tinggal dua
Buram............
Panjang sudah benang terulur
Tanpa ada niat menghentikan

Gelap............
Haruskah hatiku menyelam lebih dalam
Ataukah ia harus kembali kepermukaan

Tapi kuharap ada mentari besok pagi
Sehingga tak terlalu lama aku dalam mimpi
Kuharap hatiku punya solusi
Ditengah ia tertusuk duri


By secariksenyum

Pantaskah aku menangis untukmu

"Apa kamu mau jadi pacarku..??"
aku masih ingat kata2 itu...
dulu waktu aku sudah menemukanmu...
ada janji yang kini telah terkubur...
teringat kembali waktu kau berkata...

"selamat tinggal, aku akan pergi.."
apa kamu tidak bisa menunggu sampai aku mampu menjaga dirimu..??
aku ingin selalu berada di sisimu seperti dulu...
walau hari esok tidak ada..
itu tidak masalah...
yang penting dulu aku selalu ada dipelukmu...
tapi sekarang...

aku terbuang...
kau buat hidupku seperti tidak terjadi apa2..
mulai dari hati yang tidak bisa diketahui oleh siapapun..
dan penuh dengan air mata...
mengumpul...
mengumpul...
dan semakin mendalam...
sampai kini...
air mata ini tidak pernah dihapus oleh siapapun...
tidak akan pernah bisa...